Sabtu, 28 Maret 2015

Ori 11, Belajar dari Tanda-Tanda

1. Ori adalah salah satu jenis investasi yang diminati saat ini.
2. Sejak awal diterbitkan dengan bunga kupon 12.5% sampai yang ke-11 yang saat ini dilepas dengan kupon 8.75%.
3. Kelebihan berupa hasil tetap dan dibayarkan bulanan adalah kelebihan obligasi ritel 
4. dibandingkan obligasi korporasi atau negara yang lain.
5. Lawan berat dari obligasi ritel, pastinya adalah produk perbankan seperti deposito. 
6. Dengan likuiditas lebih cepat, produk deposito menjadi lebih diminati dibanding ori.
7. Beberapa hari lalu OJK membuat pernyataan untuk membatasi bunga deposito.
8. Kebetulan waktunya bertepatan dengan diterbitkannya ori. Apakah ada pengaruh? 
9. Entahlah tapi gambaran saya aturan ini pasti tidak jalan.
10. Bunga boleh turun tapi biaya bank pasti tetap tinggi karena bank akan mengkonversi bunga tadi dengan bentuk lain. 
11. Seperti dana tunai, voucher belanja sampai diskon bunga kredit.
12. Jadi kalau mengharap bunga deposito akan membuat pemilik deposito pindah ke ori, atau biaya bank tinggi 
13. sepertinya masih jauh panggang dari api.
14. Pertanyaan mendasar adalah apakah hasil 8.75 masih menguntungkan?
15. Dari segi pesaing yaitu deposito, sepertinya berat.
16. Bahkan dengan aturan pembatasan bunga deposito, orang kaya makin senang
17. karena kekurangan bunga dibayarkan oleh bank dengan dana tunai.
18. Artinya selain bunga mereka malah dapat uang tunai atau voucher belanja :)
19. Selain bunga pesaing, inflasi adalah lawan dari ori.
20. Inflasi yang tinggi akan membuat asset kita bukan bertambah, malah akan turun. 
21. @KontanNews hari ini mengutip perkataan salah satu petinggi "Bila BBM naik maka inflasi bisa ke 9% tahun ini".
22. Artinya kupon ori kita sudah terlambat 25% dari inflasi. Gampangnya asset kita turun senilai itu dalam 1 tahun.
23. Padahal dengan hilangnya opportunity dijual karena tidak likuid.
24. Bagaimana dengan jangka pendek? Dengan kondisi saham yang sedang memerah beberapa hari ini,
25. untuk investor yang risktaker akan melihat ini sebagai opportunity besar di jangka pendek.
26. Beli sekarang dan lepas setelah pelantikan presiden adalah salah satu strategi mudah.
28. Setiap pelantikan presiden selalu diikuti dengan kenaikan IHSG.
29. Jadi kesimpulannya, ori 11 sepertinya agak berat tahun ini.
30. Kalau Anda yang mengerti sebenarnya ini bukan saat untuk ber ori-ria.
31. Walaupun harus tetap saya katakan; tulisan ini bukan bersifat ajakan, apalagi keharusan.
32. Hanya analisa sederhana dan dangkal mengenai investasi.
@kokiduit

Hanya Butuh 3

1. Sudah lebih 5 tahun berprofesi di dunia perencana keuangan.
2. Selama perjalanan 5 tahun, bisa di katakan permasalahan standar yang dipertanyakan
3. oleh mereka yang akan menggunakan jasa financial planner adalah
4. apa saja rencana keuangan yang saya butuhkan dan mahal tidak sih bayar jasa perencana keuangan?
5. Kali ini saya akan coba untuk menjawab keduanya yaitu Anda akan tahu apa rencana keuangan yang Anda butuhkan
6. dan otomatis biaya menjadi efisien karena tidak semua rencana keuangan diambil.
7. Dengan asumsi Anda sebagai sebuah keluarga, maka perencanaan keuangan harus berhubungan dengan keluarga juga.
8. Maka perencanaan utama yang harus kita miliki sebagai sebuah keluarga adalah: 
9. Perencanaan keuangan pendidikan anak.
10. Perencanaan keuangan pensiun atau hari tua. 
11. Perencanaan keuangan proteksi. Cukup 3 perencanaan keuangan utama ini.
12. Jadi kalau nanti Anda ingin menggunakan jasa perencana keuangan, cukup minta 3 hal penting ini sebagai dasar. 
13. Kalau mau tambah yang lain sih oke saja seperti rencana pembelian rumah, rencana ibadah dll.
14. Tapi yang harus dimiliki sebagai dasar hanya 3 ini.
15.Bila kita perhatikan ada 2 investasi dan 1 proteksi. Nah bila ternyata Anda blm mampu utk mempersiapkan ketiganya,
16. maka yang harus Anda miliki sebagai keharusan adalah perencanaan proteksi.
17. Sedangkan bila Anda sudah memiliki anak, maka prioritas adalah pendidikan anak dan proteksi.
18. Perencanaan proteksi menjadi penting karena proteksi adalah pelindung pencapaian tujuan Anda.
19.Jadi bisa dikatakan bila kita sdh berani punya tujuan, sbg jaminannya adlh proteksi agar tujuan tadi psti tercapai.
20. Pendidikan anak didahulukan sebelum pensiun
21. sebagai wujud tanggung jawab pada orang yang kita cintai dan masa depan anak dan Anda.
22. Sedangkan pensiun masih bisa dikesampingkan sebab bila Anda bekerja sebagai karyawan
23. maka minimal ada uang pesangon saat Anda pensiun.
24. Kalau Anda wirausaha, Anda punya asset yang bisa di likuidasi.
25. Dengan demikian, cukup 3 tujuan yang Anda ajukan kepada financial planner untuk dibuatkan,
26. sekaligus merupakan rencana dasar yang harus dimiliki keluarga.
27. Otomatis biaya menjadi ringan khususnya bila Anda meminta jasa perencanaan keuangan ke perusahaan
28. yang bisa memberikan jasa secara ritel dan tidak harus komprehensif semua. 
29. Sebagai gambaran saja, beberapa planner mematok biaya rencana komprehensif mulai dari 15 juta - 30 juta
30. yang terdiri dari 5 - 8 rencana keuangan.
31. Katakan bila Anda hanya minta 3 diantaranya, maka sdh pasti nilai yang harus Anda bayarkan menjadi lebih efisien.
32. Katakan bila 5 rencana adlh 15 juta, maka Anda hanya hrs bayar 9 juta utk rencana yang benar-benar Anda butuhkan.
33. Jadi tidak perlu bayar mahal untuk jasa perencanaan keuangan, sepanjang Anda tahu apa yang Anda butuhkan.
@kokiduit

Rekening Gendut? Kenapa Nggak?

1. Saat ini sedang ramai pembahasan mengenai rekening gendut.
2. Dalam perencanaan keuangan, rekening gendut juga berlaku. Tapi sama juga dengan di kenyataan;
3. Ketika kita ‘gendut’ maka ada segi positif dan negatif yang harus siap kita terima.
4. Bicara tentang rekening, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti hitungan pembayaran. 
5. Jadi sebenarnya kalau dari kamus sih; rekening diartikan sebagai sebuah tempat perhitungan suatu kegiatan keuangan
6. yang sifatnya berulang seperti sewa, langganan dan sebagainya.
7.Kalau bgtu rekening gendut adlh tmp perhitungan yg membuat kita gendut di keuangan dong hehe anggap saja sprti itu.
8. Sebagai orang yg melek perencanaan kauangan, maka seharusnya kita tahu seperti apa seharusnya rekening gendut itu.
9. Rekening gendut dalam perencanaan keuangan adalah rekening investasi.
10. Karena dengan investasi maka kekayaan kita akan meningkat bukan malah menurun.
11. Dana yang terkumpul dan kemudian tiap bulan terus turun karena adanya inflasi,
12. dan biaya-biaya service tidak bisa disebut sebagai rekening gendut; karena nilainya terus turun kok.
13. Jadi kalau ada rekening yang bukan rekening investasi tapi disebut rekening gendut, pasti ada yang salah.
14. Misalnya punya gaji tetap, dengan dana yang bisa disisihkannya juga tetap,
15. tapi dana tadi terus meningkat, naaah pasti ada yang salah dengan sumbernya.
16. Mungkin itu ya dasar KPK menentukan rekening tadi disebut gendut atau tidak. 
17. Bagaimana rekening gendut dikatakan wajar? Ya mudah saja, ketika rekening tadi terbalik dgn rekening non-gendut.
18. Rekening tadi terus meningkat nilainya di atas inflasi dan biaya-biaya lainnya.
19. Rekening anda dalam bentuk reksadana, saham, property dan beberapa bentuk asset lainnya adalah rekening gendut.
20. Kenaikan saham dan reksadana saham yang rata-rata 20% pa, property yang 25% pa,
21. atau emas yang 12% pa adalah contohnya melawan inflasi yang 8% pa.
22. Dengan demikian siapa saja yang wajar memiliki rekening gendut? 
23. Ketika kita masih muda, aktif dan memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan penghasilan,
24. adalah salah satu saat dimana kita harus punya banyak rekening gendut. 
25. Tapi ketika anda sudah masuk pensiun, tidak lagi mudah untuk mendapatkan penghasilan…
26. maka rekening gendut tadi harus kita rampingkan untuk kita nikmati.
27. Jadi rekening gendut bukan sesuatu yang salah bila memang rekening tadi gendut secara wajar (investasi).
28. Tapi akan jadi masalah bila tidak wajar.
29. Nah, yuk sama-sama bentuk rekening gendut tapi wajar :)

Sukri-7 Datang Siapa Senang?

1. Kalau tidak ada halangan, Sukri 7 akan datang lagi di kancah keuangan Indonesia pada awal Maret 2015.
2. Untuk yang belum mengenal dengan dekat, sukri adalah sukuk ritel yang saat ini sudah sampai ke angka 7!
3. Sukuk pada dasarnya adalah surat utang atau obligasi namun yang dikeluarkan dengan basis syariah.
4. Secara umum produk sukri tidak beda dengan produk konvensional,
5. namun di teknisnya; obligasi ini harus dikeluarkan oleh pemerintah dengan underliying atau jaminan assetnya.
6. Jadi bisa dikatakan jaminannya bukan sekedar nama pemerintah, tapi assetnya.
7. Kalau di konvensional hasilnya berupa kupon, maka di sukri hasilnya adalah bagi hasil. 
8. Tapi tdk usah takut, biasanya bagi hasilnya sdh diperhitungkan tdk akan jauh dari gambaran tawaran yang diberikan.
9. Sebagai pengingat, Sukri 1 memberi imbal hasil 12% tahun 2009. Sukri 2 sebesar 8.7% tahun 2010,
10. Sukri 3 sebesar 8.15% tahun 2011, dan terakhir di tahun 2014 pemerintah mengeluarkan Sukri 6 dengan imbal 8.75%. 
11. Penentuan imbal hasil pasti disesuaikan dengan tingkat imbal hasil pesaing terdekatnya yaitu deposito.
12. Karena ketika hasil sukuk lebih rendah atau sama dengan deposito,
13. maka orang pasti akan pilih deposito karena likuiditas yang lebih baik.
14. Sukri 7 belum diumumkan imbal hasilnya.
15. Tapi sebagai pembanding terdekat; penjaminan LPS saat ini ada di 7.75%, BI rate juga di angka itu.
16. Untuk BPR ada di angka 10%,
17. jadi biasanya supaya bisa terjual dengan sukses pemerintah akan pakai angka diantara LPS bank umum dan BPR.
18. Sepertinya, mirip saudaranya terdahulu, jangka waktu sukri juga 3 tahun.
19. Informasi sudah keluar akan ada 23 agen yang akan menjual mulai dari bank dan sekuritas. 
20. Beda dengan deposito, sukri tidak bisa diambil setiap waktu atau bulanan ya.
21. Jadi kalau mau ambil produk ini harus siap untuk dipegang selama 3 tahun.
22. Bisa sih kalau mau dicairkan lebih cepat, tadi dengan skema dijual.
23. Hanya saja sangat tergantung berapa harga sukri tadi saat dijual. 
24. Secara umum kalau bunga deposito turun maka harga sukri akan naik.
25. Pertanyaanya, apakah akan naik sebelum jatuh tempo nih Sukri 7?
26. Semua sangat bergantung dari kondisi ekonomi kita.
27. Kalau saya sih optimis karena pemerintahan baru sedang gencar-gencarnya membangun.
28. Secara logika kalau makin banyak bangun maka akan makin banyak uang beredar,
29. sehingga bunga akan turun dan saat itu harga sukri naik.
30. Jadi untuk mereka yang yakin dengan pemerintahan saat ini,
31. yakin kalau program-programnya akan jalan dan yakin pemerintah komit, maka produk ini bagus untuk dikoleksi.
32. Dengan tingkat bunga penjaminan 7.75% di perbankan,
33. sepertinya angka 8 atau 8,25 adalah angka yang dipilih sebagai imbal hasil.
34. Kalau perkiraan saya benar, akhir thn ini atau thn depan anda bisa jual sukri anda dan dpt untung dari harga beli.
35. Tapi ini hanya perkiraan ya, bukan ramalan hehe.
@kokiduit

batu mulia sebagai alat investasi

1. Sdh 3 orang untuk bertanya tentang kehebohan masyarakat saat ini khususnya tentang batu mulia.
2. Batu yang dulu hanya dijual di pinggir jalan dan identik dengan orang tua, saat ini sedang naik daun.
3. Semua orang jadi ingin memiliki, dan semua orang juga jadi lebih pintar tentang batu mulia.
4. Kecubung, safir, mata kucing, batu gambar bukan lagi kata yang aneh kita dengar.
5. Bahkan saat ini bukan hanya pria, wanita dan anak-anak juga sekarang sudah tidak lagi malu-malu
6. untuk mengaku sebagai pencinta dan menyenangi batu. 
7. Nah dengan kehebohan ini, pastilah hukum ekonomi terjadi.
8. Banyak yang cari dan jumlah terbatas, yah apalagi kalo bukan harga yang menjadi naik.
9. Harga batu-batu mulia jadi naik daun. 
10. Dulu hanya dengan ratusan ribu bisa dapat sebuah batu mulia, sekarang sebutan juta bukan lagi hal yang aneh.
11. Bahkan selentingan pernah terdengar ada yang berani menyebut angka milyar untuk sebuah batu bergambar tertentu. 
12. Jadi tidak mengherankan orang menganggap batu mulia adalah bentuk investasi baru yang patut dilirik.
13. Hanya saja apakah benar batu mulia bisa sebagai sarana investasi? 
14. Kalau dalam ilmu investasi, saya mengkategorikan batu mulia sebagai barang koleksi.
15. Ingat, semua barang bisa dijadikan koleksi, tapi tidak semua barang bisa menjadi alat investasi.
16. Kelangkaan,susahnya mendapatkan dan sulitnya membuat bisa menjadikan batu mulia memiliki nilai.
17. Konsekuensinya ya sebaliknya, bisa jadi sebuah investasi dikoleksi menjadi hanya sekedar barang koleksi…
18. yang tidak ada nilai investasinya. 
19. Untuk mereka yang membeli batu untuk tujuan investasi,
20. saya hanya mengingatkan trend gelombang cinta atau fenomena ayam cemani dan burung berkicau.
21. Semua dulu dianggap sebagai alat investasi namun sekarang sudah tidak terdengar. 
22.Namun hrs diakui msh ada org yg bisa mendapatkan hasil tinggi dari gelombang cinta, ayam cemani dan produk lainnya.
23. Hal itu karena si pemilik tahu bagaimana menghargai dan menilai dari asset koleksi yang mereka miliki.
24. Nah apakah fenomena batu mulia akan sama dengan gelobang cinta? 
25. Bisa ya, bisa juga tidak. Tergantung bagaimana pemilik bisa menjaga asset mereka tetap bernilai.
26. Sama seperti koleksi lainnya, ia akan tetap bernilai bila berada di lingkungan komunitasnya. 
27. Jadi spy batu anda tetap jadi alat investasi, maka mulai skrg bergaullah di komunitas yang memiliki hobi serupa.
28. Sehingga kita tetap tahu berapa dan siapa yang mungkin mau melikuidasi asset kita bila kita butuhkan. 
29. Untuk yang serius, saran saya tidak ada salahnya melakukan appraisal atau penilaian batu mulia kita.
30. Saat ini pegadaian punya kelengkapan ini, bahkan mereka cukup profesional untuk hal itu.
31. Terbukti dengan modern dan lengkapnya alat.
32. Namun sepertinya hanya sampai disitu, selain permata sepertinya pegadaian belum menerima jenis batu mulia lain. 
33. Jadi sebenarnya batu mulia selain permata masih setengah-setengah dianggap memiliki nilai.
34. Karena komunitas terbatas masih menjadi kendala.
35. Anda ingin tetap berinvestasi di batu mulia, masuki pasar dan komunitasnya, niscaya nilainya tetap terjaga.
@kokiduit

"bad habit" dalam keuangan

1. Hari ini kita diskusi sedikit mengenai soft skill di keuangan.
2. Banyak yang menganggap kesalahan atau masalah di keuangan terjadi karena
3. kemampuan dan teknis keuangan seseorang yang kurang dalam hal mengelola uang.
4. Padahal pengalaman banyak membuktikan secara teknis dan naluri orang tidak "bodoh" di keuangan.
5. Buktinya gampang. Orangtua kita tidak perlu belajar investasi namun berhasil mengumpulkan asset.
6. Seorang buruh atau pekerja yang berumur bisa hidup aman dengan penghasilannya.
7. Bahkan ada yang sepanjang hidupnya selalu berutang, tapi tetap bisa jalan.
8. Artinya mereka sudah mengelola utang, cashflow dan pengeluaran tiap periodik.
9. Tapi kalau begitu kenapa bisa terjebak di masalah keuangan?
10. Ternyata sederhana. Masalah terjadi bkn karena kita "bodoh", melainkan menjalankan kebiasaan2 buruk di keuangan.
11. Saya menyebutnya financial bad habbit.
12. Pertama, menyalahkan pemasukan. Keuangan bermasalah karena pemasukan yang kurang.
13. Kalau kita mau jujur, pemasukan kita setujui karena kita sudah hitung angka tadi mencukupi kebutuhan kita.
14. Kalau ternyata kurang, bisa krn kita salah hitung kebutuhan atau kita tdk komit dgn hitungan kita. Anda jawab ya.
15. Kedua, orang lain adalah saya. Kenapa orang lain lebih kaya dari saya ya? Padahal penghasilannya sama.
16. Banyak dari kita mengukur kekayaan dengan membandingkan apa yang kita miliki dengan orang lain.
17. Membandingkannya untuk tujuan motivasi dan evaluasi bagus saja. 
18. Tapi kalau sudah menjadi suatu obsesi untuk menjadi orang lain itu yang masalah.
19. Kita tidak pernah tahu apakah orang lain lebih kaya karena dan dengan cara apa.
20. Jadi sebaiknya buat ukuran bahwa kaya adalah apa yang kita rasakan, bukan apa yang orang lihat.
21. Contoh, kalau kita merasa nyaman dan terpenuhi dengan Avanza, 
22. tidak harus memaksakan ikut tetangga yang punya Alphard walau penghasilan dia sama dengan kita toh?
23. Ketiga. Say "NO" to move on. Mencoba hal baru memang berisiko. 
24. Kalau gagal atau tidak sesuai harapan maka bisa kacau kehidupan keuangan kita.
25. Tapi kita harus tahu, setiap tindakan kita akan menimbulkan adanya risiko.
26. Risiko positif disebut dengan keuntungan. Risiko negatif disebut kerugian. 
27. Kita memang akan mengurangi kerugian bila tidak melakukan apapun. Tapi keuntungan hilang dari kemungkinan kita.
28. Jadi berhati-hati di keuangan itu wajib. 
29. Tapi menjadi pasif dan tidak melakukan apapun saat ini bukan lagi jadi menghindari kerugian tapi malah merugikan.
30. Anda sekedar menyimpan dan menabung memang membuat uang anda aman.
31. Tapi saat ini menjadi sebuah kerugian karena anda memiliki lawan yang disebut inflasi. 
32. Ketika investasi menawarkan sebuah kemungkinan untung dan kemungkinan rugi,
33. kenapa kita harus tetap bertahan dengan kepastian rugi? Ayo move on! 
@kokiduit

"Profil Risiko"

Berinvestasi sangat diperlukan, karena kenaikan harga-harga disetiap kebutuhan hidup kita. Kalau tidak berinvestasi akan terasa berat bagi kita untuk membiayai kebutuhan keluarga nanti.

 Saat ini banyak produk investasi. Mulai dari emas, Properti, Bisnis, Saham, obligasi, dll. Karena itu Pilih produk investasi yang cocok dengan diri kita. Tapi, untuk mengerti investasi apa yang sesuai, kita harus mengetahui profil risikonya.

 Profil risiko adalah profil yang menunjukan tingkat penerimaan seseorang dalam menghadapi risiko. Ada berbagai jenis profil risiko. Tapi kita bisa bagi dalam 3 jenis yaitu konservatif, moderat dan agresif.

 Profil Konservatif Adalah jenis profil risiko bagi orang-orang yang tidak ingin nilai uangnya turun sama sekali. Produk investasi yang dipilih oleh profil konservatif adalah properti, emas dan produk pasar modal yang berisiko rendah.

Profil Risiko Moderat adalah jenis profil risiko bagi yang ingin hasil investasinya bisa mengalahkan inflasi. Profil moderat, sudah berani berinvestasi pada produk saham atau reksa dana saham.

 Profil Risiko Agresif adalah Profil risiko ini tidak merasa takut kalau investasinya mengalami penurunan nilai. Profil Risiko Agresif investasinya tidak hanya sekedar saham atau reksa dana saham. umumnya mereka berani mengambil produk yang jauh lebih tinggi resikonya.

Nah sekarang Apa tipe profil risiko anda ? ketahuilah lebih dulu sebelum memulai berinvestasi.
+NgaturDuit.com